Perbanyak Sodaqoh dan Istighfar di Zaman Bencana

Perbanyak Sodaqoh dan Istighfar di Zaman Bencana

قَالَ وَكَتَبَ عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيْزِ إِلَى أَهْلِ الْأَمْصَارِ … فَمَنِ اسْتَطَاعَ أَن يتَصَدَّق فَلْيَفْعَلْ فَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُوْلُ {قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّى} وَقَالَ قُوْلُوْا كَمَا قَالَ أَبُوْكُمْ آدَمُ {رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ} وَقُولُوا كَمَا قَالَ نُوْحٌ {وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ} وَقُولُوا كَمَا قَالَ مُوسَى {رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِر لي}

“Umar bin Abdul Aziz rohimahulloh menulis sebuah surat untuk masyarakat berbagai negeri Islam (di saat bencana gempa melanda):

Siapa saja yang sanggup bersedekah, lakukanlah, karena Alloh Azza wa Jalla berfirman:

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّى (14)

“Sungguh beruntung orang yang mensucikan dirinya”. (Qs. Al-Ala [87]: 14)

Ucapkanlah oleh kalian seperti yang diucapkan oleh orang tua kalian, yaitu Adam alaihis salam:

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ (23)

“ya Rob kami, kami menzalimi diri-diri kami sendiri, Kalau saja Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang merugi”. (Qs. Al-Arof [7]: 23)

Ucapkanlah oleh kalian seperti yang diucapkan oleh Nuh alaihis salam:

وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ (47)

“..Kalau saja Engkau tidak mengampuni aku dan tidak merahmati kami, pastilah aku menjadi orang-orang yang merugi (Qs. Hud [11]: 47)

Ucapkanlah oleh kalian seperti yang diucapkan oleh Musa alaihis salam:

رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي (16)

“ya Robku, sesungguhnya aku menzalimi diriku sendiri, ampunilah aku”. (Qs. Al-Qoshos [28]: 16)”

(Siroh Umar bin Abdul Aziz: 1/64)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *