Anak-anak yang Wafat di Waktu Kecil Memberi Syafaat ke Surga

ANAK-ANAK YANG WAFAT DI WAKTU KECIL MEMBERI SYAFAAT KE SURGA

Dalam sebuah Hadis dijelaskan:

1418- حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ ، حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ عَيَّاشٍ الرَّمْلِيُّ ، حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الأَصْبَهَانِيِّ ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَوْلاَدُ الْمُؤْمِنِينَ فِي جَبَلٍ فِي الْجَنَّةِ يَكْفُلُهُمْ إِبْرَاهِيمُ وَسَارَةُ حَتَّى يَرُدَّهُمْ إِلَى آبَائِهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ.

Ruh-ruh anak-anak orang mukmin berada dibawah gunung yang ada di surga, diasuh oleh Nabi Ibrahim dan Sarah hingga dikemudian datangnya hari kiamat dikembalikan kepada orang tua mereka masing-masing  (Hadis riwayat Ahmad: 8324 dan al-Hakim: 1418)

Al-Kahlani rohimahulloh berkta:

(أَطْفَالُ الْمُؤْمِنِيْنَ فِي جَبَلٍ فِي الْجَنَّةِ) أَيْ اَلْآنَ قَبْلَ قِيَامِ السَّاعَةِ (يَكْفُلُهُمْ إِبْرَاهِيْمُ وَسَارَّةُ) زَوْجَةُ إِبْرَاهِيْمَ وِفِيْهِ دَلِيْلٌ أَنَّهُمْ أَحْيَاءُ حَيَاةً حَقِيْقِيَّةً لِأَنَّ الْكَفَالَةَ تَقْتَضِي ذَلِكَ إِذْ هِيَ الْقِيَامُ بِحَقِّ الْإِنْسِانِ (حَتَّى يَرُدَّهُمْ إِلَى آبَاءِهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ) وَقَدْ رَأَى – صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ – إِبْرَاهِيْمَ وَحَوْلَهُ اَلْأَطْفَالُ عِنْدَ الشَّجَرَةِ فِي الرُّؤْيَا الطَّوِيْلَةِ المَشْهُوْرَةِ (حم ك والبيهقي في البعث عن أبي هريرة) رَمَزَ الْمُصَنِّفُ لِصِحَّتِهِ لِأَنَّهُ صَحَّحَهُ الْحَاكِمُ.

(anak-anak orang mukmin berada dibawah gunung yang ada di surga) yaitu sekarang sebelum terjadinya hari kiamat. (diasuh oleh Nabi Ibrahim dan Sarah) istri Ibrohim. Di dalam hadis ini terdapat dalil bahwa mereka hidup secara hakiki, karena asuhan itu tuntutan dari kehidupan yang hakiki yaitu menunaikan hak insan. (dikemudian datangnya hari kiamat dikembalikan kepada orang tua mereka masing-masing) Rosululloh Shollallohu alaihi wa sallam melihat Ibrohim di sekelilingnya ada anak-anak kecil di sisi sebuah pohon di dalam sebuah mimpi beliau yang panjang dan terkenal” (At-Tanwir Syarh al-Jami as-Shogir: 2/425)

An-Nawawi rohimahulloh berkata:

قَالَ النَّوَوِيُّ أَجْمَعَ مَنْ يَعْتَدُّ بِهِ مِنْ عُلَمَاءِ الْمُسْلِمِيْنَ عَلَى أَنَّ مَنْ مَاتَ مِنْ أَطْفَالِ الْمُسْلِمِيْنَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

“Ulama kaum muslimin yang perkataanya dipercaya telah berijma` (sepakat sepenuhnya) bahwa anak-anak kaum muslimin yang wafat saat masih kecil menjadi penghuni surga”. (Syarh Shohih Muslim: 16/207)

(16971) 17096- حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ ، حَدَّثَنَا حَرِيزٌ ، قَالَ : حَدَّثَنَا شُرَحْبِيلُ بْنُ شُفْعَةَ ، عَنْ بَعْضِ ، أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : إِنَّهُ يُقَالُ لِلْوِلْدَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ : ادْخُلُوا الْجَنَّةَ . قَالَ : فَيَقُولُونَ : يَا رَبِّ حَتَّى يَدْخُلَ آبَاؤُنَا وَأُمَّهَاتُنَا ، قَالَ : فَيَأْتُونَ ، قَالَ : فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : مَا لِي أَرَاهُمْ مُحْبَنْطِئِينَ ، ادْخُلُوا الْجَنَّةَ ، قَالَ : فَيَقُولُونَ : يَا رَبِّ آبَاؤُنَا ، قَالَ : فَيَقُولُ : ادْخُلُوا الْجَنَّةَ أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ.

حَدِيثُ حَابِسِ بْنِ سَعْدٍ الطَّائِيِّ ، رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ.

Telah menceritakan kepada kami Abu A-Mughiroh telah menceritakan kepada kami Hariz berkata; telah menceritakan kepada kami Syurohbil Ibnu Syuf’ah dari beberapa sahabat Nabi Shollallohu’ alaihi wa sallam sesungguhnya telah mendengar Nabi Shollallohu’ alaihi wa sallam bersabda: “Pada Hari Kiamat nanti anak-anak kecil memperoleh panggilan, ‘Masuklah kalian ke dalam surga’, ” beliau bersabda: “mereka berkata lagi, ‘Wahai Robku, (kami akan berdiam disini) sampai bapak-bapak dan ibu-ibu kami memasukinya’ Bapak dan ibu mereka pun datang.” Lalu beliau bersabda: “Lantas Alloh Azza wa Jalla berfirman, ‘Kenapa saya lihat mereka tidak juga segera memasukinya, masuklah kalian ke surga!”, beliau bersabda: “mereka berkata lagi, ‘Wahai Robku, bapak-bapak dan ibu-ibu kami? ‘”,beliau bersabda: “Lalu (Alloh Azza wa Jalla) berfirman, ‘masuklah kalian dan bapak-bapak kalian’.”  (Hadis riwayat Ahmad: 17096)

Al-Haitsami rohimahulloh berkata:

رَوَاهُ أَحْمَدُ وَرِجَالُهُ رِجَالُ الصَّحِيْحِ غَيْرُ شَرَحْبِيْلَ وَهُوَ ثِقَةٌ.

“Diriwayatkan oleh Ahmad dan tokoh-tokoh pembawa berita hadis nya tokoh-tokoh shohih, selain Syurohbil yang derajatnya tsiqot (terpercaya) (Majma`uz Zawaid: wa Manbaul Fawaid: 11/328)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *